SIDOARJO, pojokkasus.com – Aksi Mogok PT KRI, Dukungan Buruh, dan Serikat Pekerja menjadi perhatian publik setelah pekerja PT KRI Sidoarjo memasuki hari ketujuh aksi mogok kerja pada Selasa (12/5/2026). Aksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap persoalan ketenagakerjaan sekaligus mempertahankan hak berserikat pekerja.
Mogok kerja yang dimulai sejak 5 Mei 2026 itu direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh. Selama aksi berlangsung, pekerja mendirikan tenda perjuangan di sekitar perusahaan sebagai pusat konsolidasi dan tempat koordinasi antaranggota serikat.
Atmosfer solidaritas terlihat semakin kuat setelah berbagai elemen buruh dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, hingga Pasuruan datang memberikan dukungan langsung. Kehadiran mereka membuat aksi mogok PT KRI terus menjadi perhatian di kalangan pekerja industri Jawa Timur.
DPRD Bersama Pemkab Pasuruan Kembangkan Pie Susu Sebagai Ikon Baru
Para peserta aksi menilai dukungan lintas serikat pekerja menjadi energi tambahan bagi buruh PT KRI untuk tetap bertahan menjalankan perjuangan. Mereka juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan selama aksi berlangsung.
Di lokasi aksi, para pekerja aktif berdiskusi mengenai kondisi hubungan industrial dan tantangan pekerja di sektor industri. Mereka menyebut keberadaan organisasi serikat pekerja sangat penting sebagai wadah perlindungan hak normatif pekerja.
Dedy Firmansyah dari PUK SPLP FSPMI PT New Asia Internasional mengatakan perjuangan buruh membutuhkan solidaritas kuat. Ia meminta para pekerja tetap menjaga semangat dan tidak meninggalkan tenda perjuangan selama aksi berlangsung.
Menurutnya, tenda perjuangan bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi simbol persatuan pekerja dalam memperjuangkan hak. Pernyataan tersebut langsung disambut dukungan para peserta aksi yang masih bertahan di lokasi.
Fakta penting aksi PT KRI. :
– Aksi berlangsung sejak 5 Mei
2026
– Direncanakan berjalan satu
bulan
– Dukungan datang dari
berbagai daerah
– Fokus pada hak berserikat
pekerja
Eko Sunarto dari PC Aneka Industri menilai aksi solidaritas di PT KRI memperlihatkan bahwa gerakan buruh di Jawa Timur masih solid dan terorganisir.
Para pekerja berharap perjuangan tersebut dapat menghasilkan solusi yang adil serta menciptakan hubungan industrial yang lebih sehat.
Total 1.133 Jamaah Haji Sidoarjo Berangkat, Antrean Tembus 85 Ribu!
Solidaritas yang terus menguat juga menunjukkan bahwa persatuan tetap menjadi kekuatan utama buruh dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan. (DD/Tim)







